Ucapan Terima Kasih


sammas sitorusSiang tadi kami sudah menerima salinan putusan perkara Nomor 229/Pid.B/2015/PN Balige, untuk terdakwa atas nama Sanmas Sitorus, ketua masyarakat adat Lumban Sitorus, yang diadukan oleh salah seorang karyawan PT Toba Pulp Lestari (TPL) dengan tuduhan melakukan penganiayaan pada Hari Selasa, 14 Juli 2015.


Pengadilan Negeri Balige yang diketuai oleh Derman P Nababan, SH, MH, bersama dua hakim anggota Ribka Novita Bontong, SH, dan Azhari Prianda Ginting, SH, pada, Senin, 25 Januari 2016, telah menjatuhkan vonis BEBAS MURNI. Sebelumnya, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kejaksaaan Negeri Balige, dalam hal ini AP.Frianto Naibaho, SH, bahwa Sanmas Sitorus, dalam tuntutannya diancam pidana pasal 351 ayat 1 KUHP. Atas putusan hakim ini, kami mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan PN Balige, Hakim Ketua dan Hakim Anggota, dan segenap jajaran PN Balige. Semoga pijar-pijar keadilan tetap memancar dari kehadiran saudara-saudara sekalian.


Putusan BEBAS MURNI tersebut sungguh merupkan hadiah keadilan tidak hanya kepada Sanmas Sitorus tetapi juga komunitas masyarakat adat Lumban Sitorus yang sejak awal sudah yakin bahwa kasus ini diciptakan hanya untuk memperlemah perjuangan merebut kembali tanah adat di Jior Sisada-sada dan Silosung, kecamatan Parmaksian, Toba Samosir yang sudah lebih 30 tahun dikuasai sebuah perusahaan besar di Toba Samosir. Kasus ini tidak lain adalah upaya kriminalisasi terhadap masyarakat adat Lumban Sitorus.


Satu tahap telah dilalui dengan kemenangan di tangan rakyat. Kemenangan ini tentunya berkat perjuangan bersama dan dukungan dari banyak pihak. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, baik melalui doa, surat dukungan, penandatangan petisi, maupun kehadiran dalam setiap persidangan.


Kami mengucapkan terima kasih bagi yang telah memberikan surat dukungan kepada kami, sebagaimana tertulis di bawah ini:
1. Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jambi
2. Jaringan Kerja Lembaga Pelayanan Kristen Indonesia (JKLPK) - Jakarta
3. Perhimpunan Pustaka Lewi (Pusat Data dan Dokumentasi Lembaga-Lembaga Gerejawi) – Surabaya
4. Bitra Indonesia (Bina Keterampilan Pedesaan) Medan-Sumut
5. Persadaan Pejuang Tano Adat Sitakkubak, Aek Lung – Sumut
6. Persekutuan Diakonia Pelangi Kasih (PDPK) – Dairi – Sumut
7. Jaringan Kerja Lembaga Pelayanan Kristen di Indonesia (JKLPK) Regional Jawa Timur
8. Jaringan Kerja Lembaga Pelayanan Kristen di Indonesia (JKLPK) Regional Bali
9. Jaringan Kerja Lembaga Pelayanan Kristen di Indonesia (JKLPK) Regional Maluku
10. Jaringan Masyarakat Gambut Jambi (JMG-J) – Jambi
11. Masyarakat Adat Pandumaan-Sipituhuta, Humbahas – Sumut
12. Yayasan Ate Keleng/Partisipasi Pembangunan Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Deli Serdang – Sumut
13. Pelayanan Pembangunan (Pelpem) GKPS, Pematang Siantar – Sumut
14. Pengmas HKBP
15. Jaringan Kerja Lembaga Pelayanan Kristen di Indonesia (JKLPK) Regional Sumatera Utara
16. Hutan Rakyat Institute (HaRI), Medan – Sumut
17. Perhimpunan Pelayanan Pijer Podi (Yapidi), Deli Serdang –Sumut
18. Yayasan Bethesda Serukam Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa - Kalimantan Barat
19. Rainforest Action Network (RAN) – San Fransisco
20. Toba Youth, Medan – Sumut
21. Barsdem Medan
22. Pustaka Lewi-Surabaya
23. PKMD KALBAR
24. LBH Jakarta
25. OASE
26. Korban Semanggi I
27. Espat Indonesia
28. Arus Pelangi
29. STHI Jentera
30. Kontras Jakarta
31. Pergerakan Indonesia
32. LBH Apik
33. Jalin D’Toba
34. Serikat Tani Kabupaten Samosir
35. Serikat Tani Kabupaten Tapanuli Utara
36. Serikat Tani Kabupaten Toba Samosir

Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para petani yang ada di Kabupaten Toba Samosir yang selalu memberikan semangat dan meluangkan waktu hadir ketika proses persidangan, khususnya rombongan Ompu. Nai Sinta br Sibarani, kelompok perempuan dari Sugapa.

Terimakasih juga kami sampaikan kepada beberapa anggota legislatif yang selalu memberikan atensi terhadap perjuangan kami selama ini, antara lain:
1. Sarma Hutajulu, SH (Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara)
2. Asmadi Lubis, SH (Anggota DPRD Toba Samosir)
3. Apron Sirait, SPd (Anggota DPRD Toba Samosir)
4. Rustam Silalahi (Anggota DPRD Toba Samosir)
5. Winner Sinambela (Anggota DPRD Toba Samosir)
6. Fauzi Sirait (Anggota DPRD Toba Samosir)
7. Ramli Aruan (Anggota DPRD Toba Samosir)


Tidak lupa, kami mengucapkan terima kasih kepada tim pengacara kami dari Bantuan Hukum Sumatera Utara (BAKUMSU) Medan.
Kami mohon maaf jika masih banyak pihak yang belum kami sebutkan, termasuk semua penandatangan petisi (489 dalam negri, dan 6.312 dari luar negri yang diorganiser oleh Raiforest Action Network/RAN) yang tidak mungkin kami tuliskan satu per satu.


Kami juga berharap kita masih satu derap langkah dalam perjuangan selanjutnya, di mana informasi yang kami peroleh bahwa pihak Kejaksaan Negeri Balige telah mengajukan KASASI pada 3 Februari 2016 yang lalu.

 
Selain proses hukum “kriminalisasi” ini, perjuangan utama adalah kembalinya hak kami atas tanah adat yang selama ini dirampas.
Semoga Tuhan memberkati perjuangan ini dan juga perjuangan teman-teman sekalian.


Salam dan hormat kami,
Sanmas Sitorus (Korban Kriminalisasi)
Parsadaaan Masyarakat Adat Lumban Sitorus (Permades)
Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat (KSPPM)

-->